Masuk | Jumat, 28 Januari 2022 |

Siaran Pers

2021-06-26

MedcoEnergi Mengumumkan Hasil Kinerja Kuartal Pertama 2021

Ikhtisar Kinerja

 Keuangan

  • EBITDA AS$159 juta
  • Laba Bersih AS$5 juta
  • Hutang Bersih terhadap EBITDA2 3,0x
  • Kas dan setara kas AS$695 juta

 Operasional

  • Produksi Minyak & Gas 101 mboepd
  • Penjualan listrik Medco Power 666 GWh
  • Biaya Produksi Minyak & Gas AS$8,7 per boe
  • Belanja Modal AS$9 juta

Jakarta, 26 Juni 2021 – PT Medco Energi Internasional Tbk1 mengumumkan kinerja keuangan konsolidasi untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2021 (“Kuartal-1 2021”).

Roberto Lorato CEO mengatakan, “Saya senang melaporkan hasil kinerja yang membaik dengan Laba Bersih positif dan EBITDA yang meningkat. Harga komoditas terlihat telah berangsur pulih, namun permintaan gas masih rendah. Kinerja operasional dan keselamatan kerja kami tetap kuat, meskipun pandemi jelas belum berakhir, kami terus menjaga protokol kesehatan dengan ketat.”

 Ihktisar Keuangan

  • EBITDA AS$159 juta, hampir dua kali lipat dari Kuartal-4 tahun 2020 terutama dari pulihnya harga komoditas. Harga minyak AS$58,8/bbl, 14% lebih tinggi tahun ke tahun (AS$51,3/bbl) dan harga gas stabil di AS$5,7/mmbtu.
  • Laba bersih adalah AS$5,1 juta dari operasi Minyak & Gas dan Amman Mineral Nusa Tenggara yang menghasilkan pendapatan positif serta diuntungkan dengan pulihnya harga komoditas.
  • Belanja modal Migas sebesar AS$6 juta, rendahnya permintaan gas memungkinkan untuk dilakukan penangguhan belanja modal. Perseroan akan mempertahankan fleksibilitas keuangan untuk menanggapi permintaan gas yang meningkat. Belanja modal Ketenagalistrikan sebesar AS$3 juta untuk kelanjutan proses commissioning proyek 275MW CCGPP Riau.
  • Hutang Bersih terhadap EBITDA2 adalah 3,0x, meningkat signifikan mengikuti naiknya harga komoditas dan deleveraging baru-baru ini. Untuk Restricted Group2, Hutang adalah AS$2,3 miliar turun 14% dan Hutang Bersih2 AS$1,8 miliar turun 7% dari Kuartal-1 tahun 2020. Hutang konsolidasi mencapai AS$2,7 miliar, turun 19% dari Kuartal-1 tahun 2020.
  • Perseroan memiliki kas dan setara kas sebesar AS$695 juta. Obligasi IDR 2021 yang jatuh tempo sudah dijamin dalam escrow dan melalui liability management yang proaktif, saat ini umur pinjaman rata-rata adalah 5,1 tahun.
  • MedcoEnergi telah bergabung dengan Carbon Disclosure Project (CDP) dan akan melaporkan sesuai rekomendasi TCFD3 mulai tahun 2020.

Ikhtisar Operasi

Minyak & Gas

  • Produksi Minyak & Gas sebesar 101 mboepd, stabil dari tahun ke tahun meskipun portofolio gas lebih besar. Permintaan gas tetap rendah terutama di Aceh dan Jawa Timur.
  • Biaya produksi per unit adalah AS$8,7 per boe, sesuai dengan panduan setahun penuh.
  • South Natuna Sea Block B mendapatkan perubahan terms keekonomian setelah menyelesaikan pengembangan lapangan minyak Forel yang sedang berlangsung.
  • Menyelesaikan program Acid Fracturing pada dua sumur Alur Siwah untuk optimisasi produksi gas masa depan di Aceh.

 Medco Power

  • Medco Power menghasilkan penjualan sebesar 666 GWh, turun 4% tahun ke tahun, terutama karena permintaan listrik yang lebih rendah, 32% dihasilkan dari energi terbarukan pada Kuartal-1 2021.
  • CCGPP 275MW Riau telah 97% selesai, commissioning terus berlanjut dan fasilitas berada sesuai rencana untuk operasi komersial di Kuartal-4 2021.
  • Aliansi strategis dengan Kansai Electric Power Company diselesaikan pada 31 Maret 2021, memperkuat daya saing Medco Power pada proyek pembangkit listrik tenaga gas di masa datang.
  • Pembangunan fasilitas Solar PV 26MWp di Sumbawa sedang berlangsung dengan operasi komersial diharapkan pada Kuartal-1 2022.

 AMNT

  • AMNT memproduksi 48 Mlbs tembaga dan 34 Koz emas dengan terus mengakses bijih dari Fase 7. Pengembangan Fase 8 sedang berlangsung.
  • AMNT memperoleh perpanjangan satu tahun izin ekspor untuk 579.444 Wet Metric Ton dan penyelesaian proyek smelter telah mencapai progress 27% per Januari 2021.

Panduan 2021

Panduan Perusahaan untuk 2021:

  • Produksi Minyak & Gas 95 mboepd
  • Penjualan Listrik 3.000 GWh
  • Biaya produksi migas per unit di bawah AS$10/boe
  • Total belanja modal Minyak & Gas AS$150 juta dan Power AS$65 juta

 

Presiden Direktur Hilmi Panigoro mengatakan, “MedcoEnergi dan masyarakat telah menghadapi masa-masa yang sangat menantang akibat pandemi COVID-19. Kami telah menghasilkan kinerja awal yang positif di 2021 dan MedcoEnergi akan terus mendukung pemulihan serta memperbaharui komitmen kami terhadap pembangunan ekonomi dan sosial jangka panjang yang berkelanjutan”.


1PT Medco Energi Internasional Tbk (“MedcoEnergi” atau “Perseroan”)
2Tidak termasuk PT Medco Power Indonesia (“MPI” atau “ Medco Power”)
3Task Force on Climate-Related Financial Disclosure