1948 - 2024

Raisis Arifin Panigoro

Penasihat MedcoEnergi



Dengan rasa hormat, kami sampaikan rasa kehilangan kami atas kepergian Ibu Raisis Arifin Panigoro, Penasihat MedcoEnergi (2022-2024). Jasa dan kontribusi almarhumah selama ini menjadikan tauladan bagi kita semua.

Lanjut ke website
Masuk | Selasa, 23 Juli 2024 |

MedcoEnergi Raih Penghargaan Keselamatan Kerja untuk Blok Kampar dan Bawean

Siaran Pers

2015-08-27

MedcoEnergi Raih Penghargaan Keselamatan Kerja untuk Blok Kampar dan Bawean

Surabaya, 27 Agustus 2015 - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menganugerahkan Penghargaan Keselamatan Kerja “Patra Nirbhaya Karya” kepada PT Medco Energi Internasional Tbk melalui anak perusahaannya PT Medco E&P Indonesia dan PT Camar Resources Canada (bersama disebut “MedcoEnergi”). Penghargaan ini diberikan berkat keberhasilan Perseroan mencapai lebih dari 2.75 juta man-hours jam kerja selamat dari 2012 hingga Juli 2015 dalam mengoperasikan Blok Kampar di Riau dan lebih dari 2 juta man-hours jam kerja selamat dari 2010 hingga Juli 2015 untuk Blok Bawean di Jawa Timur. Penyerahan penghargaan dilakukan pada Rabu (26/8) di Surabaya oleh Dirjen Migas KESDM, I. Gusti Nyoman Wiratmaja Puja kepada Arif Rinaldi, General Manager Indonesia West, MedcoEnergi dan Dony Noerwahjono, General Manager Camar Resources Canada.

MedcoEnergi mengelola blok Kampar sejak 1993 yang merupakan blok pengalihan dari Stanvac/Exxon. Sejak semula, Perseroan bertekad untuk terus mengoperasikan lapangan ini dengan kualitas dan kinerja operasi terbaik menggunakan Sistem Manajemen Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup yang dikenal dengan PRIME (Performance Integrity of MedcoEnergi). Prinsip PRIME adalah peningkatan berkesinambungan dengan menjalankan sistem audit ISRS7 yang terintegrasi dengan sistem audit lain seperti ISO 9001:2000 (Quality Management), ISO 14001:2004 (Environmental Management), PROPER (Program Peringkat Kinerja Perusahaan), OHSAS 18001:1999 (Health and Safety), PAS 55:2004 (Asset Management) dan Global Reporting Initiative 2002 (Corporate Social Responsibility).

Prestasi lebih dari 4 tahun tanpa kecelakaan sulit diraih tanpa mendapatkan komitmen dari semua tingkatan Pekerja dan Kontraktor Blok Kampar. Erri Setiawan, Area Project Manager Indonesia West, MedcoEnergi mengaku komitmen tersebut dicapai dengan upaya yang keras. Beberapa diantaranya adalah dengan rutin melakukan monitoring dan evaluasi terkait keselamatan kerja, dimulai dengan pelaksanaan safety talk setiap akan melaksanakan pekerjaan, traffic evaluation (pembahasan potensi kecelakaan berkendara), pelaksanaan safety meeting serta area safety meeting. “Pada setiap pertemuan tersebut kami membahas dan menganalisa potensi-potensi kecelakaan kerja. Pemberian penghargaan juga diberikan kepada Pekerja yang melakukan pekerjaan secara aman, lebih dari yang dipersyaratkan dan mampu menularkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja di Perusahaan,” ungkap Erri.

Sementara itu, Dony Noerwahjono mengatakan Blok Bawean merupakan blok offshore milik Medco yang membutuhkan tingkat kehati-hatian ekstra. Disiplin tinggi dan konsistensi dari para Pekerja dalam menerapkan aturan kesehatan dan keselamatan kerja harus dilaksanakan dengan lebih cermat karena bekerja di lepas pantai membutuhkan persyaratan lain yang wajib dipenuhi, diantaranya harus memiliki sertifikat khusus keselamatan diri di laut (sea survival), sertifikasi operator produksi lepas pantai. “Aturan yang diterapkan di offshore sangat ketat. Semua harus mentaati aturan yang berlaku, baik itu akan bekerja, selama bekerja, dan juga setelah selesai bekerja, meskipun ditengah tingkat kejenuhan yang tinggi. Masalah safety menjadi yang utama dan apabila kita menjalankannya dengan baik, maka kinerja lain di bidang lain akan mengikuti”, ungkap Dony.

Presiden Direktur dan CEO MedcoEnergi Lukman Mahfoedz sangat bangga dengan prestasi ini. "Penghargaan ini merupakan wujud komitmen MedcoEnergi dalam memastikan keselamatan Pekerja dan kontraktor dalam pengoperasian di lapangan. Untuk Blok Kampar, penghargaan ini menjadi tambahan keberhasilan lain yang dicapai selain mampu mempertahankan PROPER Hijau untuk lima tahun berturut-turut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan berkat kepedulian terhadap lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat setempat”, ujar CEO MedcoEnergi.

Lukman juga menambahkan, “Upaya Pekerja di Blok Kampar yang seluruhnya merupakan putra-putri daerah telah berhasil menahan laju penurunan alamiah produksi minyak. Sejak akhir 2013 Medco menjalankan pengelolaan sementara karena kontrak kerja sama akan dialihkan kepada Pertamina pada akhir tahun 2015 ini. Namun, Perseroan tetap mengoperasikan Blok Kampar dengan kualitas dan kinerja operasi terbaik serta mempertahankan produksi yang saat ini berkisar 1.400 BOPD dengan kontribusi pendapatan kepada Pemerintah sebesar AS$ 37 juta pada tahun 2014. Kami juga siap bekerjasama dengan Pertamina dan Pemerintah Daerah untuk mengelola blok ini bersama-sama ke depannya.” (***)

Surabaya, 27 Agustus 2015 - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menganugerahkan Penghargaan Keselamatan Kerja “Patra Nirbhaya Karya” kepada PT Medco Energi Internasional Tbk melalui anak perusahaannya PT Medco E&P Indonesia dan PT Camar Resources Canada (bersama disebut “MedcoEnergi”). Penghargaan ini diberikan berkat keberhasilan Perseroan mencapai lebih dari 2.75 juta man-hours jam kerja selamat dari 2012 hingga Juli 2015 dalam mengoperasikan Blok Kampar di Riau dan lebih dari 2 juta man-hours jam kerja selamat dari 2010 hingga Juli 2015 untuk Blok Bawean di Jawa Timur. Penyerahan penghargaan dilakukan pada Rabu (26/8) di Surabaya oleh Dirjen Migas KESDM, I. Gusti Nyoman Wiratmaja Puja kepada Arif Rinaldi, General Manager Indonesia West, MedcoEnergi dan Dony Noerwahjono, General Manager Camar Resources Canada. MedcoEnergi mengelola blok Kampar sejak 1993 yang merupakan blok pengalihan dari Stanvac/Exxon. Sejak semula, Perseroan bertekad untuk terus mengoperasikan lapangan ini dengan kualitas dan kinerja operasi terbaik menggunakan Sistem Manajemen Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup yang dikenal dengan PRIME (Performance Integrity of MedcoEnergi). Prinsip PRIME adalah peningkatan berkesinambungan dengan menjalankan sistem audit ISRS7 yang terintegrasi dengan sistem audit lain seperti ISO 9001:2000 (Quality Management), ISO 14001:2004 (Environmental Management), PROPER (Program Peringkat Kinerja Perusahaan), OHSAS 18001:1999 (Health and Safety), PAS 55:2004 (Asset Management) dan Global Reporting Initiative 2002 (Corporate Social Responsibility). Prestasi lebih dari 4 tahun tanpa kecelakaan sulit diraih tanpa mendapatkan komitmen dari semua tingkatan Pekerja dan Kontraktor Blok Kampar. Erri Setiawan, Area Project Manager Indonesia West, MedcoEnergi mengaku komitmen tersebut dicapai dengan upaya yang keras. Beberapa diantaranya adalah dengan rutin melakukan monitoring dan evaluasi terkait keselamatan kerja, dimulai dengan pelaksanaan safety talk setiap akan melaksanakan pekerjaan, traffic evaluation (pembahasan potensi kecelakaan berkendara), pelaksanaan safety meeting serta area safety meeting. “Pada setiap pertemuan tersebut kami membahas dan menganalisa potensi-potensi kecelakaan kerja. Pemberian penghargaan juga diberikan kepada Pekerja yang melakukan pekerjaan secara aman, lebih dari yang dipersyaratkan dan mampu menularkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja di Perusahaan,” ungkap Erri. Sementara itu, Dony Noerwahjono mengatakan Blok Bawean merupakan blok offshore milik Medco yang membutuhkan tingkat kehati-hatian ekstra. Disiplin tinggi dan konsistensi dari para Pekerja dalam menerapkan aturan kesehatan dan keselamatan kerja harus dilaksanakan dengan lebih cermat karena bekerja di lepas pantai membutuhkan persyaratan lain yang wajib dipenuhi, diantaranya harus memiliki sertifikat khusus keselamatan diri di laut (sea survival), sertifikasi operator produksi lepas pantai. “Aturan yang diterapkan di offshore sangat ketat. Semua harus mentaati aturan yang berlaku, baik itu akan bekerja, selama bekerja, dan juga setelah selesai bekerja, meskipun ditengah tingkat kejenuhan yang tinggi. Masalah safety menjadi yang utama dan apabila kita menjalankannya dengan baik, maka kinerja lain di bidang lain akan mengikuti”, ungkap Dony. Presiden Direktur dan CEO MedcoEnergi Lukman Mahfoedz sangat bangga dengan prestasi ini. "Penghargaan ini merupakan wujud komitmen MedcoEnergi dalam memastikan keselamatan Pekerja dan kontraktor dalam pengoperasian di lapangan. Untuk Blok Kampar, penghargaan ini menjadi tambahan keberhasilan lain yang dicapai selain mampu mempertahankan PROPER Hijau untuk lima tahun berturut-turut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan berkat kepedulian terhadap lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat setempat”, ujar CEO MedcoEnergi. Lukman juga menambahkan, “Upaya Pekerja di Blok Kampar yang seluruhnya merupakan putra-putri daerah telah berhasil menahan laju penurunan alamiah produksi minyak. Sejak akhir 2013 Medco menjalankan pengelolaan sementara karena kontrak kerja sama akan dialihkan kepada Pertamina pada akhir tahun 2015 ini. Namun, Perseroan tetap mengoperasikan Blok Kampar dengan kualitas dan kinerja operasi terbaik serta mempertahankan produksi yang saat ini berkisar 1.400 BOPD dengan kontribusi pendapatan kepada Pemerintah sebesar AS$ 37 juta pada tahun 2014. Kami juga siap bekerjasama dengan Pertamina dan Pemerintah Daerah untuk mengelola blok ini bersama-sama ke depannya.” (***)