Mengembalikan Aset Strategis Milik Indonesia dari Newmont

Amman Mineral Nusa Tenggara, Sumbawa Barat, Indonesia

Transaksi ini merupakan pencapaian yang sangat penting bagi Perseroan dan semua pemangku kepentingan termasuk pemerintah Indonesia. Kami berkomitmen untuk mempertahankan standar kelas dunia dalam keamanan, pengelolaan lingkungan dan tanggung jawab sosial, serta sumberdaya manusia yang berkualitas tinggi.

Operasi Lepas Pantai Kelas Dunia

South Natuna Sea Block B, Riau,Indonesia

Sebuah PSC lepas pantai yang terletak di Laut Natuna Selatan dengan basis hidrokarbon yang besar dan standar Kesehatan, Keselamatan, dan Catatan Lingkungan terbaik di kelasnya. Dengan integrasi aset ini ke dalam portofolio MedcoEnergi melalui akuisisi, maka akan meningkatkan kemampuan dan skala Perseroan sebagai Perusahaan Minyak dan Gas dengan operasi lepas pantai kelas dunia.

Tonggak Pencapaian Penting MedcoEnergi

Proyek Senoro Hulu dan Hilir LNG

MedcoEnergi sebagai Perusahaan Migas Swasta Nasional dan mitranya telah berhasil memonetisasi lapangan gas Senoro yang dahulu dianggap sebagai stranded gas sehingga dapat menjadi pemasok gas ke kilang Donggi Senoro LNG dan lainnya. Peresmian kedua proyek dilakukan bersamaan dengan pengapalan kargo LNG pertama oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo.

Energi Bersih untuk Bumi

Panas Bumi Sarulla, Sumatera Utara, Indonesia

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Sarulla telah dimulai tahun 2014, dan akan menghasilkan daya listrik sebesar 3 x 110 MW. Setelah selesai, sebagai kontrak proyek listrik tenaga panas bumi terbesar di dunia, pembangkit ini akan menghasilkan energi listrik yang bersih dan berkelanjutan dan diharapkan dapat mengurangi emisi karbon dioksida hingga 1,3 juta ton per tahun.

Monetisasi Cadangan

Blok A, Aceh, Indonesia

Pada bulan Januari 2015, MedcoEnergi menandatangani perjanjian jual beli gas yang bernilai lebih dari AS$ 2 milyar, setara dengan 200 BCF cadangan dari Kontrak Kerja Sama Blok A di Provinsi Aceh, Indonesia. Pembeli gas Blok A adalah perusahaan negara Pertamina, dengan harga gas yang disepakati AS$ 9,45 per MMBTU. Kontrak ini menunjukkan dukungan Perusahaan untuk pengembangan pasar gas domestik Indonesia, disaat yang sama menciptakan nilai bagi perusahaan dan membangun nilai ekonomis penting di provinsi Aceh.

Saham

23/02/2018
MEDC-IDX
(IDR)
1.500
Market Cap
(Trilion IDR)
26,6
Volume
(lot)
283.806

Whistleblower

Memastikan MedcoEnergi sebagai tempat yang aman, adil dan nyaman untuk bekerja.
Berita Terkini
Jumat, 26/01/2018 WIB MedcoEnergi Memenangkan “Upstream Company of the Year”

MedcoEnergi telah menerima penghargaan "Upstream Company of the Year" tahun 2017, dalam acara yang diselenggarakan oleh APAC Energy Council, 24 Januari 2018 di Si ...

Kamis, 25/01/2018 WIB MedcoEnergi Menerbitkan Obligasi 7NC4 Sebesar US$ 500 Juta

MedcoEnergi mengumumkan keberhasilan penerbitan obligasi 7NC4 sebesar US$ 500 juta, tenor tujuh tahun serta kupon sebesar 6,75%.

Jumat, 05/01/2018 WIB MedcoEnergi Mengumumkan Hasil Laporan Audit 9M 2017

MedcoEnergi mengumumkan laba bersih sebesar US$164,3 juta dan kenaikan volume produksi minyak dan gas sebesar 38,3% untuk periode yang berakhir 30 September 2017.

Kamis, 21/12/2017 WIB MedcoEnergi Berhasil Merampungkan Periode Perdagangan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu

Target perolehan dana dari IDR 2.640 miliar (lebih kurang US $ 195 juta), mengalami kelebihan penawaran lebih kurang 45%.

Kamis, 30/11/2017 WIB MedcoEnergi Memenuhi Persyaratan Terakhir untuk Penerbitan HMETD

MedcoEnergi mengumumkan telah memperoleh surat pernyataan efektif dari OJK untuk penerbitan HMETD-nya.

Jumat, 03/11/2017 WIB MedcoEnergi Mengumumkan Penawaran Umum Terbatas Yang Di-Underwrite Sepenuhnya

MedcoEnergi telah mendaftarkan prospektus rencana Penawaran Umum Terbatas kepada OJK setelah RUPSLB yang sukses 2 Nov 2017 yang lalu.

Jumat, 06/10/2017 WIB MedcoEnergi Perkuat Kepemilikan di Bisnis Kelistrikan

PT Medco Energi Internasional Tbk mengumumkan bahwa Perseroan telah mengakuisisi 77,68% saham di PT Saratoga Power dari Saratoga dan pemegang saham lainnya.

Senin, 02/10/2017 WIB MedcoEnergi Mengumumkan Hasil Audit Semester 1 2017

PT Medco Energi International Tbk mengumumkan laporan keuangan konsolidasinya untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2017.

Senin, 14/08/2017 WIB MedcoEnergi menerbitkan obligasi 5NC3 sebesar US $ 300 juta

MedcoEnergi mengumumkan telah menerbitkan obligasi 5NC3 S144A / Reg S senilai US $ 300 juta dengan kupon sebesar 8,5%.

Jumat, 14/07/2017 WIB MedcoEnergi Mengumumkan Hasil Audit Kuartal I 2017

PT Medco Energi International Tbk mengumumkan laporan keuangan konsolidasi auditan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2017.

MedcoEnergi Memenangkan “Upstream Company of the Year”

JAKARTA, 26 Januari 2018 - PT Medco Energi Internasional Tbk ("MedcoEnergi") mengumumkan bahwa Perusahaan telah menerima penghargaan "Upstream Company of the Year" tahun 2017, dalam acara yang diselenggarakan oleh APAC Energy Council, 24 Januari 2018 di Singapura.

MedcoEnergi terpilih di antara semua perusahaan hulu yang ada di wilayah Asia Pasifik dan berhasil masuk dalam final nominasi 3 perusahaan dimana dua perusahaan energi lainnya berasal dari Australia dan Singapura.

Pada 2017 juga, MedcoEnergi juga telah menerima dua penghargaan untuk "Deal of the Year" atas akuisisi 40% saham South Natuna Sea Block B, dan "Executive of the Year" yang diberikan kepada CEO kami, Roberto Lorato.

Ronald Gunawan, Direktur & COO Perusahaan, mengatakan "Pada tahun 2017, MedcoEnergi telah berhasil mentransformasi dirinya menjadi perusahaan E&P lepas pantai dan darat yang terintegrasi melalui akuisisi 40% saham yang dioperasikan di South Natuna Sea Block B. Kami juga telah berhasil mengintegrasikan aset ini dengan baik, tanpa adanya gangguan bisnis, dan juga pada saat yang sama mempertahankan operasi dengan aman. Kami telah mengkonsolidasikan berbagai operasi kami dengan efisien dan mencapai biaya produksi kurang dari US$ 10 / BOE, sehingga perusahaan terus dapat memberi nilai lebih bagi para stakeholder kami."

Untuk informasi tentang award dan assosiasi ini bisa diunduh lebih lanjut dalam situs www.energycouncil.com

Click here to download

MedcoEnergi Menerbitkan Obligasi 7NC4 Sebesar US$ 500 Juta

JAKARTA, 25 Januari 2018 - PT Medco Energi Internasional Tbk ("MedcoEnergi" atau "Perusahaan") mengumumkan keberhasilan penerbitan obligasi 7NC4 144A / Reg S sebesar US$ 500 juta dengan kelebihan permintaan sebanyak delapan kali, tenor tujuh tahun serta kupon sebesar 6,75%.

Moody's telah menaikkan peringkat B2 emiten dari Positif menjadi Stabil, sementara Fitch dan Standard & Poor's menegaskan kembali peringkat B Stabil bagi emiten. Perusahaan akan menggunakan dana dari obligasi ini untuk membayar hutang perusahaan.

Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi, mengatakan "Permintaan kuat dari para investor obligasi ini mencerminkan realisasi komitmen Perusahaan yang konsisten baik terhadap kinerja operasional maupun rencana deleveraging. Kami berhasil memproduksi minyak dan gas yang lebih tinggi dari yang dianggarkan dan tetap mempertahankan efisiensi biaya serta baru saja melaksanakan rights issue dengan sukses."

Hilmi Panigoro, Direktur Utama MedcoEnergi, mengatakan "Kami senang dengan hasil penerbitan obligasi ini, dan juga peningkatan peringkat credit outlook yang mencerminkan kepercayaan pada perusahaan. Kami akan terus melanjutkan rencana perusahaan demi memberikan keuntungan bagi semua pemangku kepentingan kami. "

Click here to download

MedcoEnergi Mengumumkan Hasil Laporan Audit 9M 2017

IKHTISAR PENCAPAIAN KINERJA 9M 2017

Operasional

  • Produksi Minyak dan Gas meningkat 38,3%  
  • Rata-rata produksi mencapai 88,3 MBOEPD (63,9 MBOEPD in 9M 2016)
    • Produksi Minyak – 35,5 MBOPD
    • Produksi Gas – 283,6 MMSCFD
    • Biaya per Unit mencapai $8,1/BOE sesuai komitmen untuk mempertahankan biaya per unit di bawah $10/BOE

Finansial

  • EBITDA sebesar US$310,9 juta (US$180,11 juta untuk 9M 2016)
  • Laba bersih sebesar US$164,3 juta  (rugi bersih US$149,61 juta untuk 9M 2016)
  • Hutang bersih berkurang 5% dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2016
  • Likuiditas yang kuat dengan uang kas, setara kas dan kas yang dibatasi penggunaannya lebih dari US $ 485 juta ditambah dengan piutang usaha sebesar US $ 180 juta.

 

1 Disajikan kembali dari hasil keuangan 9M 2016 yang tidak diaudit

Jakarta, 5 January 2018 – PT Medco Energi Internasional Tbk (“MedcoEnergi” atau “Perseroan”) mengumumkan laba bersih sebesar US$164,3 juta dan kenaikan volume produksi minyak dan gas sebesar 38,3% untuk periode yang berakhir 30 September 2017 (“9M 2017”).

Roberto Lorato, CEO, mengatakan bahwa “Kami terus menunjukkan penguatan hasil kinerja operasi, yang dipadukan dengan keberhasilan upaya efisiensi biaya, dapat memungkinkan kami untuk merealisasikan keuntungan secara penuh dari harga komoditas yang membaik.”

Pencapaian Operasional di 2017

  • Produksi Minyak dan Gas sebesar 88,3 MBOEPD atau 38,3% lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang didorong oleh performa yang baik dari South Natuna Sea Block B setelah diakuisisinya asset ini pada Q4 2016 serta berlanjutnya penjualan gas yang cukup tinggi dari aset di Senoro.
  • Pembangunan di Blok A, Aceh berjalan dengan baik dengan konstruksi keseluruhan mencapai 66,7% pada November 2017 dengan Central Processing Plant sekarang hampir 90% selesai.
  • Perseroan baru-baru ini meningkatkan kepemilikan efektifnya di perusahaan afiliasi Medco Power Indonesia ("MPI"), dari 49,0% menjadi 88,6%. MPI adalah produsen IPP yang saat ini mengoperasikan lebih dari 526MW kapasitas terpasang gross, seiring dengan operasi komersial pembangkit listrik tenaga panas bumi Sarulla Unit 1 pada bulan Maret 2017 dan Unit 2 pada bulan Oktober 2017. Posisi keuangan MPI akan dikonsolidasikan mulai periode Q4 2017 kedepan.
  • Afiliasi pertambangan Perseroan, PT Amman Mineral Nusa Tenggara ("AMNT"), terus mencatatkan kemajuan yang baik di pengembangan pabrik peleburannya dengan menyelesaikan studi kelayakan dan semakin mendekati penyelesaian rencana re-financing.

Pencapaian Finansial di 9M 2017

  • Total pendapatan sebesar US$597,5 juta, meningkat sebesar 52,6% dibandingkan tahun lalu diakibatkan produksi yang lebih tinggi dan kenaikan harga komoditas. Rata-rata harga realisasi menjadi sebesar US$49,5/BBLS (+25,2% dari tahun lalu) untuk harga minyak dan US$5,5/MMBTU (+31,9% dari tahun lalu) untuk harga gas.
  • Perseroan mencatat laba bruto sebesar of US$300,2 juta dengan marjin laba bruto sebesar 50,2%. Perseroan terus menitikberatkan cash costs sebagai fokus, di mana unit cash costs yang tercatat selama 9M 2017 sebesar US$8,1/BOE, sesuai dengan komitmen perseroan untuk di bawah US$10/BOE sampai dengan 2020.
  • EBITDA meningkat sebesar 72,6% dibandingkan tahun lalu menjadi US$310,9 juta, dengan perbaikan pada marjin EBITDA menjadi 52,0% dibandingkan 46,0% di 9M 2016.
  • Perseroan membukukan laba bersih sebesar US$164,3x juta, dibandingkan rugi bersih US$149,6 juta tahun lalu.
  • Net debt to EBITDA yang dianualisasi menjadi sebesar 4,1x (tidak termasuk kas yang dibatasi penggunaannya sebesar US$85 juta), di bawah 6,3x pada tahun 2016 dan terendah sejak 2014.

Hilmi Panigoro, Presiden Direktur, mengatakan "Saya senang dengan hasil keuangan sembilan bulan ini, karena kami terus memberikan apa yang kami janjikan kepada para investor. Dengan suksesnya penyelesaian rights issue, kami dapat memperkuat struktur permodalan kami ke depan dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.”

Click here to download

MedcoEnergi Berhasil Merampungkan Periode Perdagangan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu

JAKARTA, 21 Desember 2017 - PT Medco Energi Internasional Tbk ("MedcoEnergi" atau "Perseroan") telah berhasil merampungkan periode perdagangan untuk HMETD (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu). Target perolehan dana dari IDR 2.640 miliar (lebih kurang US $ 195 juta), mengalami kelebihan penawaran lebih kurang 45%.

Dana hasil HMETD ini akan digunakan untuk melunasi hutang, sementara itu dana hasil pelaksanaan waran akan digunakan untuk modal kerja dan pembayaran hutang. Proses penjatahan final beserta pengembalian kelebihan dana dari hasil perdagangan, akan berakhir pada tanggal 27 dan 28 Desember 2017. Periode pertama pelaksanaan waran akan dimulai pada tanggal 1 Juli 2018 dengan harga IDR 625 per waran. Informasi lebih lanjut tersedia di media massa maupun prospektus Perusahaan.

Hilmi Panigoro, Presiden Direktur MedcoEnergi, mengatakan bahwa, "Saya ingin menyampaikan penghargaan dan ucapan terimakasih kepada para pemegang saham, investor, regulator dan pemangku kepentingan lainnya atas kepercayaan dan keyakinan terhadap rencana bisnis kami seiring dengan peningkatan nilai pemegang saham. HMETD ini memungkinkan pemegang saham yang ada untuk berbagi kesuksesan perusahaan dan memperkuat struktur permodalan Perseroan. Selain itu, hal ini juga akan memberikan landasan kuat bagi kami untuk terus melakukan deleveraging".

Click here to download

MedcoEnergi Memenuhi Persyaratan Terakhir untuk Penerbitan HMETD

JAKARTA, 30 November 2017 – PT Medco Energi Internasional Tbk ("MedcoEnergi" atau "Perusahaan") dengan ini mengumumkan telah memperoleh surat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”). Selanjutnya, Perusahaan akan menawarkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”) kepada para pemegang saham lama, dimana mereka berhak untuk membeli satu saham baru atas tiga saham lama yang telah mereka miliki sebelumnya. Dalam setiap saham baru nantinya pemegang saham juga berhak mendapatkan waran untuk ditukarkan dengan satu saham baru di kemudian hari ("Penawaran" ).

Sekitar 4,40 miliar saham baru akan segera diterbitkan, ditambah lagi dengan 4,40 miliar saham susulan yang akan diterbitkan jika dan saat para pemegang saham memutuskan untuk melaksanakan waran mereka. Semua saham baru akan memiliki hak dan karakteristik yang sama dengan saham yang lama. Penawaran ini akan berlaku bagi para pemegang saham yang telah terdaftar sebelum tanggal 8 Desember 2017.

HMETD yang sepenuhnya sudah ditanggung ini akan selesai pada bulan Desember 2017 dan akan menghasilkan dana sebesar Rp 2,64 miliar yang akan digunakan untuk pembayaran hutang. Sementara itu, dana yang didapatkan dari waran akan diperuntukan untuk modal kerja.

Pembelian saham baru akan ditawarkan pada harga Rp 600 per saham dan pemegang saham yang sudah melaksanakan HMETD, dapat melaksanakan waran mereka di salah satu dari tiga periode waktu berikut ini:
1. Antara tanggal 1 Juli 2018 - 31 Desember 2018, dengan harga pelaksanaan Rp 625 per saham.
2. Antara tanggal 1 Januari 2019 - 31 Desember 2019, dengan harga pelaksanaan Rp 650 per saham.
3. Antara tanggal 1 Januari 2020 - 11 Desember 2020, dengan harga pelaksanaan 675 per saham.

Rincian lebih lanjut dari Penawaran ini tersedia dalam prospektus Perusahaan yang dimuat di dalam website dan surat kabar.

Hilmi Panigoro, Direktur Utama MedcoEnergi, mengatakan bahwa "Ini adalah kesempatan besar bagi pemegang saham untuk menggunakan haknya, berbagi kesuksesan perusahaan di masa depan sekaligus memperkuat struktur permodalan Perusahaan.

Click here to download

MedcoEnergi Mengumumkan Penawaran Umum Terbatas Yang Di-Underwrite Sepenuhnya

JAKARTA, 3 November 2017 – PT Medco Energi Internasional Tbk ("MedcoEnergi" atau "Perseroan") dengan ini mengumumkan bahwa setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar pada tanggal 2 November 2017 lalu, Perseroan telah mendaftarkan prospektus rencana Penawaran Umum Terbatas (“PUT”) kepada Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai dengan peraturan yang berlaku, Perseroan akan menawarkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”) kepada pemegang saham yang memenuhi syarat untuk membeli satu saham baru atas tiga saham yang dimiliki. Pemegang saham yang telah membeli saham baru akan menerima waran (opsi untuk membeli saham pada masa yang sudah ditentukan) yang dapat diperjualbelikan. Sebanyak 4,45 miliar lembar saham akan segera diterbitkan saat para pemegang saham mengeksekusi HMETD, dan selanjutnya tambahan 4,45 miliar saham akan diterbitkan jika pemegang saham mengeksekusi waran mereka. Semua saham baru akan memiliki hak dan karakteristik yang sama dengan saham yang ada.

Penawaran awal yang sepenuhnya di-underwrite akan menghimpun dana maksimal sebesar Rp2.670 miliar dan diharapkan akan rampung pada bulan Desember 2017 ini. Dana tersebut akan digunakan untuk melunasi kewajiban Perseroan. Sementara hasil dari pelaksanaan waran akan digunakan untuk modal kerja, pembayaran kewajiban Perseroan, dan keperluan umum Perseroan.

Harga pembelian saham baru tersebut berada pada kisaran Rp450 dan Rp600 per saham. Sedangkan harga setiap waran berkisar antara Rp500 dan Rp850 per saham yang dapat dieksekusi dalam kurun waktu antara bulan Juli 2018 hingga Desember 2020.

Rincian dari Penawaran telah dituangkan dalam prospektus Perseroan. Perseroan juga akan melakukan roadshow dalam beberapa minggu mendatang untuk menjelaskan proses Penawaran ini.

Hilmi Panigoro, Direktur Utama MedcoEnergi, mengatakan bahwa "Penawaran Umum Terbatas ini merupakan hal penting bagi Perseroan dan akan meningkatkan kinerja struktur permodalan kami. Penawaran ini akan memberikan keuntungan kepada para pemegang saham dan mendapatkan peluang untuk berbagi nilai tambah Perseroan di masa depan."

Click here to download

MedcoEnergi Perkuat Kepemilikan di Bisnis Kelistrikan

JAKARTA, 06 Oktober 2017 - PT Medco Energi Internasional Tbk ("MedcoEnergi" atau "Perseroan") mengumumkan bahwa Perseroan telah mengakuisisi 77,68% saham di PT Saratoga Power dari Saratoga dan pemegang saham lainnya. Dengan transaksi ini, Perusahaan telah meningkatkan kepemilikan efektif di PT Medco Power Indonesia ("MPI") dari 49% menjadi 88,62%. Sementara itu 11,38% saham di MPI yang dipegang oleh International Finance Corporation ("IFC") tidak berubah.


MPI yang didirikan pada tahun 2004 adalah produsen tenaga listrik menengah terkemuka di Indonesia dengan fokus utama perolehan sumber energinya dari gas alam dan panas bumi. MPI saat ini mengoperasikan lebih dari 520MW kapasitas terpasang bruto pada bulan September 2017, dan operasi komersial yang diharapkan dari fasilitas tenaga listrik panas bumi Sarulla Unit 2 pada bulan Oktober 2017, satu bulan lebih cepat dari jadwal. Kapasitas bruto MPI akan semakin meningkat saat Sarulla Unit 3 (110MW) beroperasi secara komersial pada kuartal ke 2 tahun 2018, dan Riau CCPP (275MW) pada tahun 2021.


Bisnis MPI Operation & Maintenance (O&M) juga telah berkembang dimana saat ini telah mengoperasikan lebih dari 2.000 MW pembangkit listrik kepada pihak ketiga. Ekspansi ini didorong oleh dua kontrak O&M baru yang ditandatangani pada akhir 2016 dimana MPI saat ini mengoperasikan unit Geothermal Sarulla dan unit turbin gas PLN di delapan lokasi di seluruh Indonesia.


Hilmi Panigoro, Direktur Utama MedcoEnergi, mengatakan bahwa "akuisisi ini memungkinkan Perseroan untuk memperoleh kembali kendali mayoritas MPI dan memperkuat posisi kita di sektor pembangkit tenaga listrik, yang diperkirakan akan terus tumbuh sebesar 9% per tahun selama sepuluh tahun ke depan. Peningkatan kontrol terhadap MPI ini sejalan dengan strategi Perusahaan untuk tumbuh di tiga sektor utama; minyak dan gas, pertambangan dan listrik, serta membuka potensi yang lebih besar untuk dapat bersinergi dengan bisnis hulu gas yang kita miliki."

Click here to download

MedcoEnergi Mengumumkan Hasil Audit Semester 1 2017

RINGKASAN KINERJA SEMESTER 1 2017

 

Operasional

  • Volume produksi minyak dan gas meningkat sebesar 40,4% dibandingkan tahun lalu
    • Produksi rata-rata 89,8 MBOEPD (64,0 MBOEPD pada 1H 2016)
    • Produksi Minyak – 35,5 MBOPD (30,2 MBOPD pada 1H 2016)
    • Produksi Gas – 290,6 MMSCFD (197,8 MMSCFD pada 1H 2016)
    • Biaya $8,97/boe jauh di bawah komitmen jangka panjang untuk tetap dibawah $10/boe

Keuangan

  • EBITDA sebesar US$200,3 juta (1H 2016 US$123,9 juta)
  • Laba bersih sebesar US$80,7 juta (1H 2016 US$11,3 juta)
  • Hutang turun sebesar 8.2% dari akhir tahun 2016
  • Likuiditas yang kuat dengan kas, investasi dan setara kas lebih dari US$210 juta dan US$150 juta dari piutang usaha.

 

Jakarta, 2 Oktober 2017 - PT Medco Energi International Tbk ("MedcoEnergi" atau "Perusahaan") mengumumkan laporan keuangan konsolidasinya untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2017 ("Semester 1 2017").

Roberto Lorato, CEO mengatakan bahwa "Perseroan terus menampilkan performa yang bagus serta dapat mempertahankan manajemen produksi dan biaya tahun ini, perseroan juga menambahkan dan memberi sertifikasi 30 juta BOE cadangan terbukti (proved reserves) di Blok A Aceh dimana pengembangan gas sesuai jadwal untuk menghasilkan gas pertamanya pada akhir kuartal 1 2018, Central Processing Plant sudah 85% selesai dengan saat ini dalam pengujian first well flow. Rencana pertumbuhan dan ekspansi perusahaan afiliasi di bidang Power dan Mining kami akan berlanjut dengan peningkatan kemajuan sebelum akhir tahun."

Ikhtisar Operasional di Semester 1 2017

  • Produksi minyak dan gas bumi adalah sebesar 89,8 MBOEPD pada semester 1 2017, yang 40,4% lebih tinggi dari semester 1 2016, didorong oleh tingginya penjualan gas dari lapangan Senoro dan volume dari lapangan Blok Natuna Selatan Natuna yang terus berlanjut.
  • Medco Power Indonesia ("MPI") perusahaan terafiliasi di bidang pembangkit energi saat ini telah mengoperasikan lebih dari 520MW kapasitas terpasang bruto di pembangkit listrik tenaga gas, panas bumi dan hidro setelah beroperasinya secara komersial fasilitas mini-hydro Cibalapulang-1 dan operasi komersial yang diharapkan dari Unit Sarulla 2 pembangkit listrik geotermal pada awal Oktober, yang satu bulan lebih cepat dari jadwal.
  • PT Amman Mineral Nusa Tenggara ("PTAMNT") afiliasi perusahaan di bidang pertambangan terus mengukir kemajuan yang baik dalam rencananya untuk mengurangi biaya dan pendanaan untuk perkembangan perusahaan di masa depan.

Ikhtisar Keuangan di Semester 1 2017

  • Pendapatan di semester 1 2017 mencapai US$403,5 juta, ini 54,3% lebih tinggi dari semester 1 2016 dengan penjualan yang lebih tinggi dan kenaikan harga realisasi rata-rata US$ 49,3/bbls (+ 28,8%) untuk minyak dan US$ 5,6/mmbtu (+ 32,8%) untuk gas.
  • Perusahaan membukukan laba kotor semester 1 2017 sebesar US$198,2 juta dan margin kotor 49,1%. Cash cost terus menjadi area fokus dengan biaya unit gas dan minyak semester 1 2017 US$ 8.2/BOE, jauh di bawah komitmen Perusahaan untuk tetap di bawah US $ 10 / BOE sampai 2020.
  • EBITDA semester 1 2017 Perusahaan (Laba sebelum Penghasilan, Pajak, Depresiasi dan Amortisasi) meningkat sebesar 61,7% YoY menjadi US$200,3 juta, dengan marjin EBITDA yang meningkat sebesar 49,6%.
  • Pada semester 1 2017, Perusahaan membukukan laba bersih dari operasi sebesar US$80,7 juta, dibandingkan dengan US$11,3 juta pada semester 1 2016. Hasil semester 1 2017 juga mendapat dampak negatif dari lindung nilai harga di PT AMNT dan biaya dry well di Bengara, yang semuanya adalah non-recurring items. 
  • Net debt to EBITDA untuk semester 1 2017 adalah 3.9x, jauh di bawah level 6.7x pada 2016 dan tingkat terendah sejak 2013.

Hilmi Panigoro, Presiden Direktur MedcoEnergi, mengatakan bahwa "Saya senang dengan hasil semester pertama 2017 serta berjalan baiknya rencana Amman Mineral Nusa Tenggara untuk mengurangi biaya dan mengembangkan cadangan tembaga dan emasnya yang besar, sekaligus juga pada tahun ini kami akan menyelesaikan rights issue yang akan memperkuat struktur permodalan kami serta memberikan nilai tambah bagi pemegang saham."

Click here to download

MedcoEnergi menerbitkan obligasi 5NC3 sebesar US $ 300 juta

JAKARTA, 11 Agustus 2017 - PT Medco Energi Internasional Tbk ("MedcoEnergi" atau "Perusahaan") mengumumkan telah menerbitkan obligasi 5NC3 S144A / Reg S senilai US $ 300 juta dengan kupon sebesar 8,5%. MedcoEnergi mendapat peringkat kredit untuk MedcoEnergi dan obligasinya ‘B2’ dari Moody's, dan ‘B’ dari Fitch dan Standard & Poors yang mana semuanya mendapatkan outlook yang 'stabil'. Hasil obligasi tersebut akan digunakan untuk pelunasan hutang yang ada.

Hilmi Panigoro, Direktur Utama MedcoEnergi, mengatakan bahwa dengan keberhasilan transaksi ini, kami dapat memperpanjang usia rata-rata masa jatuh tempo hutang dan mengakses sumber pendanaan baru untuk pengembangan perusahaan di masa depan. Selain itu, saya sangat senang dengan kepercayaan pasar internasional terhadap bisnis kami, komitmen dan portofolio aset perusahaan yang kuat.

Click here to download

MedcoEnergi Mengumumkan Hasil Audit Kuartal I 2017

RINGKASAN KINERJA KUARTAL I 2017

Operasional

  • Volume produksi meningkat sebesar 41,7%
  • Produksi rata-rata 91,4 MBOEPD (64,5 MBOEPD pada Kuartal I 2017)
  • Produksi Minyak – 36,7 MBOPD (30,7 MBOPD in Kuartal I 2016)
  • Produksi Gas – 292,0 MMSCFD (197,6 MMSCFD in Kuartal I 2016)
  • Biaya $8,07/boe jauh di bawah komitmen jangka panjang untuk tetap dibawah $10/boe

 Finansial

  • EBITDA sebesar US$108,2 juta (Kuartal I 2016 US$66,2 juta)
  • Laba bersih sebesar US$43,1 juta (Kuartal I 2016 US$10,2 juta)
  • Hutang turun sebesar 6% dari akhir tahun 2016
  • Likuiditas yang solid dengan kas, investasi dan setara kas lebih dari US$180 juta dan US$190 juta dari piutang usaha

 

Jakarta, 14 Juli 2017 - PT Medco Energi International Tbk ("MedcoEnergi" atau "Perusahaan") mengumumkan laporan keuangan konsolidasi auditan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2017 ("Kuartal 1 2017").

Ikhtisar Operasional di Kuartal I 2017

  • Volume produksi 91,4 MBOEPD naik 41,7% dibandingkan dengan kuartal I 2016. Peningkatan volume produksi ini disebabkan oleh tingginya penjualan gas dari lapangan Senoro dan kontribusi penuh sepanjang kuartal I dari Lapangan Blok B Laut Natuna Selatan yang diakuisisi sebanyak 40% pada akhir kuartal IV 2016 lalu.
  • Perusahaan juga telah menandatangani perjanjian pembiayaan fasilitas proyek Block A Aceh dengan tiga bank internasional untuk mendapatkan pendanaan penuh pembangunan Blok A Aceh. Proyek ini sesuai dengan jadwal dan anggaran yang telah direncanakan, dan saat ini telah mencapai tahap pembangunan sebesar 48,9% dengan target produksi awal (first gas) yang dijadwalkan pada kuartal I 2018.
  • PT. Amman Mineral Nusa Tenggara ("AMNT") melaporkan bahwa pemegang saham MacMahon Holdings Limited ("MAH"), yang berbasis di Australia dan terdaftar di Bursa Australia, telah menyetujui usulan akuisisi 44,3% MAH oleh AMNT dimana sejauh ini merupakan satu-satunya saham terbesar di MAH. Sebagai gantinya, MAH akan membeli peralatan bergerak AMNT dan menyediakan jasa penambangan kontrak untuk tambang Batu Hijau milik AMNT. MAH adalah penyedia terkemuka layanan penambangan yang beragam dan komprehensif untuk klien blue chip di Australia, Indonesia dan belahan dunia lainnya. MAH juga memiliki pengalaman yang luas di pertambangan permukaan dan bawah tanah. Ini merupakan pencapaian penting bagi perusahaan Indonesia untuk bisa berhasil berinvestasi di perusahaan kelas satu yang terdaftar di Australia dibawah proses akuisisi yang kompetitif.

Ikhtisar Keuangan di Kuartal I 2017

  • Pendapatan di kuartal I 2017 mencapai US$210,3 juta atau meningkat 60,7% dibandingkan dengan kuartal I tahun 2016 dimana harga rata-rata minyak adalah US$51,6/bbls (+68,6%) dan gas US$5,5/MMBTU (+33,3%).
  • Perusahaan berhasil membukukan laba kotor di kuartal I 2017 sebesar US$105,1 juta dengan kenaikan marjin laba kotor sebesar 50,0%.
  • EBITDA Perusahaan (Laba sebelum Penghasilan, Pajak, Depresiasi dan Amortisasi) meningkat sebesar 63,4% menjadi US$108,2 juta tahun ke tahun, dengan marjin EBITDA sebesar 51,5%.
  • Pada kuartal I 2017 Perseroan membukukan laba bersih dari operasi sebesar US$43,1 juta, dibandingkan dengan US$10,2 juta pada kuartal I 2016, dengan marjin pendapatan bersih sebesar 20,5% atau naik 7,8% dibandingkan dengan kuartal I 2016.
  • Cash Cost masih terus menjadi fokus utama pada kuartal I 2017 dimana biaya tersebut tercatat sebesar US$8.07/BOE dibandingkan dengan US$8.8/BOE selama tahun 2016, dan biaya ini masih sesuai dengan komitmen Perusahaan untuk tetap dibawah US$10/BOE sampai 2020.

Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi, mengatakan bahwa "sekarang kita dapat melihat dampak akuisisi tahun lalu secara menyeluruh dan upaya manajemen untuk meningkatkan produksi dengan tetap mempertahankan biaya-biaya operasi. Fokus kami tetap meneruskan optimalisasi operasi dan segera menyelesaikan pembangunan proyek gas Blok A Aceh yang kompleks sesuai jadwal dan anggaran.

Hilmi Panigoro, Presiden Direktur MedcoEnergi, mengatakan bahwa "Saya senang dengan pencapaian kinerja yang kuat di Kuartal I 2017 ini, dimana produksi dan keuntungan Perusahaan jauh melampaui tahun sebelumnya. Saya juga sangat senang melihat perkembangan proyek utama Blok A yang sudah mendapatkan bantuan finansial, dan didapatkannya persetujuan oleh pemegang saham MacMahon atas proposal dari AMNT. MacMahon memiliki kemampuan khusus dalam perencanaan, perancangan dan teknologi pertambangan yang mana akan sangat mendukung strategi AMNT dalam meningkatkan daya saing investasi lapangan dan operasinya.

Click here to download