Mengembalikan Aset Strategis Milik Indonesia dari Newmont

Amman Mineral Nusa Tenggara, Sumbawa Barat, Indonesia

Transaksi ini merupakan pencapaian yang sangat penting bagi Perseroan dan semua pemangku kepentingan termasuk pemerintah Indonesia. Kami berkomitmen untuk mempertahankan standar kelas dunia dalam keamanan, pengelolaan lingkungan dan tanggung jawab sosial, serta sumberdaya manusia yang berkualitas tinggi.

Operasi Lepas Pantai Kelas Dunia

South Natuna Sea Block B, Riau,Indonesia

Sebuah PSC lepas pantai yang terletak di Laut Natuna Selatan dengan basis hidrokarbon yang besar dan standar Kesehatan, Keselamatan, dan Catatan Lingkungan terbaik di kelasnya. Dengan integrasi aset ini ke dalam portofolio MedcoEnergi melalui akuisisi, maka akan meningkatkan kemampuan dan skala Perseroan sebagai Perusahaan Minyak dan Gas dengan operasi lepas pantai kelas dunia.

Tonggak Pencapaian Penting MedcoEnergi

Proyek Senoro Hulu dan Hilir LNG

MedcoEnergi sebagai Perusahaan Migas Swasta Nasional dan mitranya telah berhasil memonetisasi lapangan gas Senoro yang dahulu dianggap sebagai stranded gas sehingga dapat menjadi pemasok gas ke kilang Donggi Senoro LNG dan lainnya. Peresmian kedua proyek dilakukan bersamaan dengan pengapalan kargo LNG pertama oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo.

Energi Bersih untuk Bumi

Panas Bumi Sarulla, Sumatera Utara, Indonesia

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Sarulla telah dimulai tahun 2014, dan akan menghasilkan daya listrik sebesar 3 x 110 MW. Setelah selesai, sebagai kontrak proyek listrik tenaga panas bumi terbesar di dunia, pembangkit ini akan menghasilkan energi listrik yang bersih dan berkelanjutan dan diharapkan dapat mengurangi emisi karbon dioksida hingga 1,3 juta ton per tahun.

Monetisasi Cadangan

Blok A, Aceh, Indonesia

Pada bulan Januari 2015, MedcoEnergi menandatangani perjanjian jual beli gas yang bernilai lebih dari AS$ 2 milyar, setara dengan 200 BCF cadangan dari Kontrak Kerja Sama Blok A di Provinsi Aceh, Indonesia. Pembeli gas Blok A adalah perusahaan negara Pertamina, dengan harga gas yang disepakati AS$ 9,45 per MMBTU. Kontrak ini menunjukkan dukungan Perusahaan untuk pengembangan pasar gas domestik Indonesia, disaat yang sama menciptakan nilai bagi perusahaan dan membangun nilai ekonomis penting di provinsi Aceh.

Saham

20/08/2017
MEDC-IDX
(IDR)
2.820
Market Cap
(Trilion IDR)
9,4
Volume
(lot)
32.218

Whistleblower

Memastikan MedcoEnergi sebagai tempat yang aman, adil dan nyaman untuk bekerja.
Berita Terkini
Senin, 14/08/2017 WIB MedcoEnergi menerbitkan obligasi 5NC3 sebesar US $ 300 juta

MedcoEnergi mengumumkan telah menerbitkan obligasi 5NC3 S144A / Reg S senilai US $ 300 juta dengan kupon sebesar 8,5%.

Jumat, 14/07/2017 WIB MedcoEnergi Mengumumkan Hasil Audit Kuartal I 2017

PT Medco Energi International Tbk mengumumkan laporan keuangan konsolidasi auditan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2017.

Senin, 19/06/2017 WIB Hasil RUPST & RUPSLB MedcoEnergi

PT Medco Energi Internasional Tbk pada hari Jumat 16 Juni 2017 melaporkan telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa.

Selasa, 23/05/2017 WIB MedcoEnergi Memenangkan Tuntutan Arbitrasi USD 24 juta

PT. Medco Energi Internasional mengumumkan bahwa UNCITRAL Arbitration Tribunal telah memberikan kemenangan kepada anak perusahaan MedcoEnergi yaitu Medco Strait Servi ...

Kamis, 04/05/2017 WIB MedcoEnergi Rencanakan Stock Split

PT Medco Energi Internasional Tbk, (“Perseroan”) telah menyampaikan agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan diselenggarakan pada

Senin, 03/04/2017 WIB MedcoEnergi Hasil Laporan Keuangan 2016

Pada hari ini MedcoEnergi telah mengumumkan laporan keuangan konsolidasi yang diaudit untuk periode yang berakhir 31 Desember 2016

Senin, 27/03/2017 WIB MedcoEnergi mengakuisisi hak kepemilikan INPEX di South Natuna Sea Block B

PT Medco Daya Sentosa, anak usaha PT Medco Energi Internasional Tbk telah menandatangani Perjanjian Jual Beli untuk mengakuisisi INPEX Natuna Ltd.

Jumat, 30/12/2016 WIB Penandatanganan Perjanjian Sindikasi Pembiayaan Proyek Sistem Penyediaan Air Minum Umbulan

PT Medco Energi Internasional Tbk. melalui anak perusahaannya PT Medco Gas Indonesia (“MedcoEnergi”) bergabung dengan PT Bangu ...

Kamis, 17/11/2016 WIB MedcoEnergi Selesaikan Akuisisi Saham ConocoPhillips di South Natuna Sea Block B

PT Medco Energi Internasional Tbk ("MedcoEnergi" atau "Perseroan") dengan bangga mengumumkan telah selesainya akuisisi ConocoPhillips Indone ...

Rabu, 09/11/2016 WIB MedcoEnergi Meningkatkan Hak Partisipasi di Blok A PSC, Aceh

PT Medco Energi Internasional Tbk melalui anak usahanya PT Medco E & P Malaka ( "MedcoEnergi") dengan bangga mengumumkan bahwa

MedcoEnergi menerbitkan obligasi 5NC3 sebesar US $ 300 juta

JAKARTA, 11 Agustus 2017 - PT Medco Energi Internasional Tbk ("MedcoEnergi" atau "Perusahaan") mengumumkan telah menerbitkan obligasi 5NC3 S144A / Reg S senilai US $ 300 juta dengan kupon sebesar 8,5%. MedcoEnergi mendapat peringkat kredit untuk MedcoEnergi dan obligasinya ‘B2’ dari Moody's, dan ‘B’ dari Fitch dan Standard & Poors yang mana semuanya mendapatkan outlook yang 'stabil'. Hasil obligasi tersebut akan digunakan untuk pelunasan hutang yang ada.

Hilmi Panigoro, Direktur Utama MedcoEnergi, mengatakan bahwa dengan keberhasilan transaksi ini, kami dapat memperpanjang usia rata-rata masa jatuh tempo hutang dan mengakses sumber pendanaan baru untuk pengembangan perusahaan di masa depan. Selain itu, saya sangat senang dengan kepercayaan pasar internasional terhadap bisnis kami, komitmen dan portofolio aset perusahaan yang kuat.

Click here to download

MedcoEnergi Mengumumkan Hasil Audit Kuartal I 2017

RINGKASAN KINERJA KUARTAL I 2017

Operasional

  • Volume produksi meningkat sebesar 41,7%
  • Produksi rata-rata 91,4 MBOEPD (64,5 MBOEPD pada Kuartal I 2017)
  • Produksi Minyak – 36,7 MBOPD (30,7 MBOPD in Kuartal I 2016)
  • Produksi Gas – 292,0 MMSCFD (197,6 MMSCFD in Kuartal I 2016)
  • Biaya $8,07/boe jauh di bawah komitmen jangka panjang untuk tetap dibawah $10/boe

 Finansial

  • EBITDA sebesar US$108,2 juta (Kuartal I 2016 US$66,2 juta)
  • Laba bersih sebesar US$43,1 juta (Kuartal I 2016 US$10,2 juta)
  • Hutang turun sebesar 6% dari akhir tahun 2016
  • Likuiditas yang solid dengan kas, investasi dan setara kas lebih dari US$180 juta dan US$190 juta dari piutang usaha

 

Jakarta, 14 Juli 2017 - PT Medco Energi International Tbk ("MedcoEnergi" atau "Perusahaan") mengumumkan laporan keuangan konsolidasi auditan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2017 ("Kuartal 1 2017").

Ikhtisar Operasional di Kuartal I 2017

  • Volume produksi 91,4 MBOEPD naik 41,7% dibandingkan dengan kuartal I 2016. Peningkatan volume produksi ini disebabkan oleh tingginya penjualan gas dari lapangan Senoro dan kontribusi penuh sepanjang kuartal I dari Lapangan Blok B Laut Natuna Selatan yang diakuisisi sebanyak 40% pada akhir kuartal IV 2016 lalu.
  • Perusahaan juga telah menandatangani perjanjian pembiayaan fasilitas proyek Block A Aceh dengan tiga bank internasional untuk mendapatkan pendanaan penuh pembangunan Blok A Aceh. Proyek ini sesuai dengan jadwal dan anggaran yang telah direncanakan, dan saat ini telah mencapai tahap pembangunan sebesar 48,9% dengan target produksi awal (first gas) yang dijadwalkan pada kuartal I 2018.
  • PT. Amman Mineral Nusa Tenggara ("AMNT") melaporkan bahwa pemegang saham MacMahon Holdings Limited ("MAH"), yang berbasis di Australia dan terdaftar di Bursa Australia, telah menyetujui usulan akuisisi 44,3% MAH oleh AMNT dimana sejauh ini merupakan satu-satunya saham terbesar di MAH. Sebagai gantinya, MAH akan membeli peralatan bergerak AMNT dan menyediakan jasa penambangan kontrak untuk tambang Batu Hijau milik AMNT. MAH adalah penyedia terkemuka layanan penambangan yang beragam dan komprehensif untuk klien blue chip di Australia, Indonesia dan belahan dunia lainnya. MAH juga memiliki pengalaman yang luas di pertambangan permukaan dan bawah tanah. Ini merupakan pencapaian penting bagi perusahaan Indonesia untuk bisa berhasil berinvestasi di perusahaan kelas satu yang terdaftar di Australia dibawah proses akuisisi yang kompetitif.

Ikhtisar Keuangan di Kuartal I 2017

  • Pendapatan di kuartal I 2017 mencapai US$210,3 juta atau meningkat 60,7% dibandingkan dengan kuartal I tahun 2016 dimana harga rata-rata minyak adalah US$51,6/bbls (+68,6%) dan gas US$5,5/MMBTU (+33,3%).
  • Perusahaan berhasil membukukan laba kotor di kuartal I 2017 sebesar US$105,1 juta dengan kenaikan marjin laba kotor sebesar 50,0%.
  • EBITDA Perusahaan (Laba sebelum Penghasilan, Pajak, Depresiasi dan Amortisasi) meningkat sebesar 63,4% menjadi US$108,2 juta tahun ke tahun, dengan marjin EBITDA sebesar 51,5%.
  • Pada kuartal I 2017 Perseroan membukukan laba bersih dari operasi sebesar US$43,1 juta, dibandingkan dengan US$10,2 juta pada kuartal I 2016, dengan marjin pendapatan bersih sebesar 20,5% atau naik 7,8% dibandingkan dengan kuartal I 2016.
  • Cash Cost masih terus menjadi fokus utama pada kuartal I 2017 dimana biaya tersebut tercatat sebesar US$8.07/BOE dibandingkan dengan US$8.8/BOE selama tahun 2016, dan biaya ini masih sesuai dengan komitmen Perusahaan untuk tetap dibawah US$10/BOE sampai 2020.

Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi, mengatakan bahwa "sekarang kita dapat melihat dampak akuisisi tahun lalu secara menyeluruh dan upaya manajemen untuk meningkatkan produksi dengan tetap mempertahankan biaya-biaya operasi. Fokus kami tetap meneruskan optimalisasi operasi dan segera menyelesaikan pembangunan proyek gas Blok A Aceh yang kompleks sesuai jadwal dan anggaran.

Hilmi Panigoro, Presiden Direktur MedcoEnergi, mengatakan bahwa "Saya senang dengan pencapaian kinerja yang kuat di Kuartal I 2017 ini, dimana produksi dan keuntungan Perusahaan jauh melampaui tahun sebelumnya. Saya juga sangat senang melihat perkembangan proyek utama Blok A yang sudah mendapatkan bantuan finansial, dan didapatkannya persetujuan oleh pemegang saham MacMahon atas proposal dari AMNT. MacMahon memiliki kemampuan khusus dalam perencanaan, perancangan dan teknologi pertambangan yang mana akan sangat mendukung strategi AMNT dalam meningkatkan daya saing investasi lapangan dan operasinya.

Click here to download

Hasil RUPST & RUPSLB MedcoEnergi

Jakarta, 19 June 2016 – PT Medco Energi Internasional Tbk (“MedcoEnergi” atau “Perusahaan”) pada hari Jumat 16 Juni 2017 melaporkan telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS dan RUPSLB).

RUPS ini telah menyetujui beberapa hal yaitu Laporan Tahunan 2016 dan Audit Konsolidasi Laporan Keuangan 2016, Penunjukan Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit laporan keuangan Perusahaan untuk buku 31 Desember 2017 dan Remunerasi Tetap Direksi (BOD) dan Dewan Komisaris (BOC) untuk periode Januari – Desember 2017.

MedcoEnergi juga telah merilis Laporan Keuangan tahun 2016 pada tanggal 31 Maret 2017 beserta siaran persnya yang tersedia di situs Perusahaan.

Dalam RUPSLB, para pemegang saham telah memberikan persetujuannya untuk memperpanjang periode pelaksanaan program Rights Issue yang telah disetujui sebelumnya di tahun 2016 dan juga menyetujui rencana pemecahan nilai nominal saham perusahaan dengan perbandingan 4:1.

Perusahaan akan segera mengumumkan hasil Laporan Keuangan Q1 2017 yang juga disertakan dengan siaran persnya.

Hilmi Panigoro, Presiden Direktur, PT Medco Energi Internasional Tbk mengatakan bahwa “Tahun 2016 lalu merupakan tahun transformasi bagi MedcoEnergi. Terdapat dua akuisisi besar, kerja keras dan pelaksanaan efisieni operasi di berbagai hal dengan mantap yang telah meningkatkan pendapatan, EBITDA, keuntungan bersih dan juga kenaikan harga saham. Kami menargetkan untuk terus memberikan nilai di sepanjang tahun 2017 ini."

Click here to download

MedcoEnergi Memenangkan Tuntutan Arbitrasi USD 24 juta

Jakarta 23 Mei 2017 – PT. Medco Energi Internasional (“MedcoEnergi”) pada hari ini mengumumkan bahwa UNCITRAL Arbitration Tribunal telah memberikan kemenangan kepada anak perusahaan MedcoEnergi yaitu Medco Strait Services Pte Ltd (“MSS”) atas tuntutannya sebesar US$24 juta terhadap Singapore Petroleum Ltd. and Cue Energy Pty Ltd. 

 

Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi menyampaikan bahwa“kami sangat senang atas putusan majelis arbitrase ini yang memperlihatkan niat baik kami dan juga menunjukkan bahwa kami taat terhadap aturan yang ada di dalam kontrak.

Click here to download

MedcoEnergi Rencanakan Stock Split

Jakarta, 4 May 2017 – PT Medco Energi Internasional Tbk, (“Perseroan”) telah menyampaikan agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan diselenggarakan pada tanggal 16 Juni 2017 kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain daripada itu, Perseroan akan meminta persetujuan dari para pemegang saham untuk menyetujui pemecahan nilai saham (stock split) 4 berbanding 1.

Perseroan juga tengah melakukan finalisasi rencana melakukan rights issue yang akan diajukan kepada OJK, dimana sebelumnya hal ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di bulan September 2016 lalu.

Hilmi Panigoro, Direktur Utama PT Medco Energi Internasional Tbk, mengatakan bahwa “stock split ini merefleksikan kepercayaan kami terhadap nilai aset Perseroan dan di tahun ini juga akan

Click here to download

MedcoEnergi Hasil Laporan Keuangan 2016

Jakarta, 3 April 2017 - PT Medco Energi Internasional Tbk, (“MedcoEnergi” atau “Perseroan”) hari ini melaporkan laba bersih setahun penuh sebesar USD 185 Juta dibandingkan dengan rugi bersih 2015 sebesar USD 188 Juta. Produksi minyak dan gas 2016 adalah 66 MBOEPD (2015 56 MBOEPD) dan biaya kas per unit $ 8,8 / BOE (2015 $ 12,3 / BOE), EBITDA setahun penuh sebesar USD 274 Juta (2015 USD 220 Juta) dengan porsi Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dibukukan secara metode ekuitas.

Hilmi Panigoro, Presiden Direktur mengatakan bahwa “2016 merupakan tahun transformasi bagi Perusahaan. Meskipun ketidakpastian bisnis terus berlanjut, kami mengambil strategi yang jelas untuk memperoleh aset berproduksi berkualitas pada harga yang menguntungkan. Saya yakin bahwa peningkatan margin operasional akan terus memberikan nilai dan imbal balik bagi investor kami, kreditur dan pemangku kepentingan lainnya. Kami bangga menjadi unggulan nasional yang kompetitif dan kuat secara finansial.”

Roberto Lorato, CEO mengatakan “Pada 2016 kami bisa melampaui target pencapaian kami di semua bidang. Kami mengakuisisi dua aset produksi strategis besar, terus maju dengan pelaksanaan pembangunan gas Aceh, mencapai tingkat produksi berjalan akhir tahun lebih dari 80 MBOEPD, sambil menyesuaikan organisasi kami dan struktur biaya dan memberikan kinerja HSE yang sangat baik. Di 2017 kita akan bertumpu pada pencapaian ini dan tetap disiplin dalam mengejar tujuan operasional dan keuangan”.

Ikhtisar Operasi

2016 hasil operasional adalah sebagai berikut:

  • Produksi minyak dan gas naik menjadi 66 MBOEPD dibandingkan dengan 56 MBOEPD pada tahun 2015.
  • Pengembangan gas Aceh sesuai anggaran dan perencanaan dan telah mencapai tingkat penyelesaian lebih dari 35%.
  • Tingkat penggantian hidrokarbon sebesar 232% dari produksi, penambahan sertifikasi teknis 880 BCF (gross) gas di lapangan Senoro dan memperoleh perpanjangan 10 tahun untuk Lematang PSC.
  • AMNT produksi tahun penuh adalah 477 juta lbs tembaga dan 798 ribu oz emas.
  • Medco Power menghasilkan produksi listrik 1.7GW dibandingkan dengan 1.3GW pada tahun 2015 dan memenangkan tender untuk pembangunan IPP 275MW di Riau.
  • Memperoleh Penghargaan Lingkungan PROPER Emas untuk Rimau PSC.

Ikhtisar keuangan

2016 hasil keuangan adalah sebagai berikut:

  • Menyelesaikan akuisisi kepemilikan secara tidak langsung sebesar 41,1% di AMNT.
  • Menyelesaikan akuisisi kepemilikan operasi sebesar 40% di South Natuna Sea Block B.
  • Mengkonsolidasi kepemilikan di Blok A Aceh menjadi 85% dengan mengakuisisi 16,67% dari Japex dan 26,67% dari KrisEnergy.
  • Menyelesaikan akuisisi kepentingan Lundin ini 25,8% di Lematang. 

Hasil keuangan lainnya adalah sebagai berikut: 

  • Keuntungan pembelian diskon sebesar USD 551 Juta, sebagian diimbangi oleh penurunan nilai aset sebesar USD 311 juta terutama karena penundaan pengembangan aset Afrika Utara akibat kondisi geopolitik yang menantang.
  • Menurunkan biaya hidrokarbon per unit menjadi USD 8,8 / BOE dibandingkan dengan USD 12,3 / BOE pada tahun 2015.
  • Menghimpun dana sebesar Rp 2,8 Triliun melalui program Obligasi Rupiah dan USD 55 juta melalui Wesel Jangka Menengah. 

Target Pencapaian 2017

  • Produksi minyak dan gas di kisaran 75-80 MBOED.
  • Biaya kas per unit akan tetap di bawah $ 10 / BOE pada tahun 2018, hingga 2020
  • Pengeboran di Blok South Natuna Sea untuk mengakses cadangan hidrokarbon yang belum dimanfaatkan
  • Pengembangan gas Aceh akan dilanjutkan dengan pengeboran di kuartal kedua.
  • Produksi listrik akan berada di kisaran 2,1 – 2,2GWh.
  • Produksi AMNT akan sebesar 300-310 juta lbs untuk tembaga, 400-420 ribu oz untuk emas.
  • AMNT akan menyelesaikan studi kelayakan smelter dan menjalankan rencana penambangan yang baru.

Click here to download

MedcoEnergi mengakuisisi hak kepemilikan INPEX di South Natuna Sea Block B

Jakarta, 27 Maret 2017 - PT Medco Daya Sentosa anak usaha Medco Energi Internasional Tbk telah menandatangani Perjanjian Jual Beli (“SPA”) untuk mengakuisisi INPEX Natuna Ltd (“INL”), anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki dari INPEX Corporation ( “INPEX”) yang memegang 35% hak kepemilikan non-operasi di PSC South Natuna Sea Block B (“SNSB”).

MedcoEnergi sebelumnya telah mengakuisisi 40% kepemilikan Operasi di PSC South Natuna Sea Block B pada bulan November 2016. Hilmi Panigoro mengatakan bahwa akuisisi terbaru ini menunjukkan kepercayaan berkelanjutan terhadap masa depan aset jangka panjang.

Click here to download

Penandatanganan Perjanjian Sindikasi Pembiayaan Proyek Sistem Penyediaan Air Minum Umbulan

Jakarta, 3 Januari 2016 - PT Medco Energi Internasional Tbk. melalui anak perusahaannya PT Medco Gas Indonesia (“MedcoEnergi”) bergabung dengan PT Bangun Cipta Kontraktor dalam suatu perusahaan konsorsium PT Meta Adhya Tirta Umbulan (“META”), menunjuk PT Indonesia Infrastructure Finance (“IIF”) sebagai mandated lead arranger dan bookrunner (“MLAB”) sindikasi pembiayaan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (“SPAM”) Umbulan.

Proyek SPAM Umbulan ditargetkan beroperasi pada pertengahan 2019 dan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional terkait penyediaan kebutuhan air minum bagi 1,3 juta penduduk dengan kapasitas produksi sebesar 4.000 liter air per detik melalui jaringan pipa transmisi sepanjang 93 km dari mata air Umbulan ke lima Perusahaan Daerah Air Minum di Provinsi Jawa Timur.

Proyek yang menelan estimasi investasi sebesar Rp 2,1 triliun ini menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha dan merupakan yang ke-4 di Indonesia yang akan mendapatkan pendanaan serupa. META sebagai badan usaha pemenang lelang menerima dana dukungan pemerintah pusat melalui Dukungan Kelayakan Proyek (Viability Gap Fund), dan memperoleh penjaminan dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia. IIF dan PT Sarana Multi Infrastruktur juga telah menandatangani perjanjian pembiayaan sindikasi SPAM Umbulan pada tanggal 30 Desember 2016.

Presiden Direktur MedcoEnergi, Hilmi Panigoro mengatakan, “Dengan dukungan dari Pemerintah RI, kami terus mewujudkan komitmen untuk mengembangkan dan meningkatkan utilisasi akan sumber daya termasuk sumber daya air bagi masyarakat luas dan perkembangan ekonomi di Indonesia.”

Click here to download

MedcoEnergi Selesaikan Akuisisi Saham ConocoPhillips di South Natuna Sea Block B

Jakarta, 17 November 2016 - PT Medco Energi Internasional Tbk ("MedcoEnergi" atau "Perseroan") dengan bangga mengumumkan telah selesainya akuisisi ConocoPhillips Indonesia Inc Ltd ("CIIL") dan ConocoPhillips Singapore Operations Pte. Ltd. (“CSOP”), keduanya merupakan anak perusahaan dari ConocoPhillips ("COP").

CIIL adalah operator dari PSC South Natuna Sea Block B PSC ("SNSB") dengan hak partisipasi sebesar 40% dan juga merupakan operator dari West Natuna Transportation System (“WNTS”). CSOP mengoperasikan Onshore Receiving Facility (“ORF”) di Singapura. Infrastruktur WNTS beserta jaringan pipa gas Malaysia akan terus memegang peran penting dalam mengkomersialisasikan temuan-temuan minyak dan gas yang ada dan aktivitas eksplorasi yang sedang berlangsung di kawasan Natuna.

Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi mengatakan "Prioritas utama kami adalah untuk mempertahankan keamanan operasi dan keberlangsungan usaha. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk mempertahankan organisasi yang ada dan melanjutkan rencana program pengeboran pada tahun 2017 dan seterusnya. Kami juga akan mempertahankan skala operasi dan infrastruktur kelas dunia SNSB termasuk standar kesehatan, keselamatan, lingkungan dan kinerja sosial yang terbaik di kelasnya".

Hilmi Panigoro, Direktur Utama MedcoEnergi, mengatakan bahwa, "Setelah kami menyelesaikan akuisisi PT Newmont Nusa Tenggara, transaksi ini adalah tonggak penting kedua bagi Perseroan tahun ini. Dengan penambahan SNSB, MedcoEnergi tidak hanya akan mendapatkan kemampuan operasi minyak dan gas lepas pantai terintegrasi kelas dunia, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai perusahaan energi dan sumber daya alam independen di Indonesia."

Click here to download

MedcoEnergi Meningkatkan Hak Partisipasi di Blok A PSC, Aceh

Jakarta, 9 November 2016 - PT Medco Energi Internasional Tbk melalui anak usahanya PT Medco E&P Malaka (“MedcoEnergi") mengumumkan telah tercapainya kesepakatan untuk mengakuisisi 26,6666% hak partisipasi di Block A Production Sharing Contract ("Blok A") dari KrisEnergy. Penyelesaian transaksi ini menunggu persetujuan dari Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Aceh. Setelah transaksi ini selesai, MedcoEnergi akan memiliki hak partisipasi sebesar 85% di Blok A.

MedcoEnergi juga mengumumkan bahwa Perseroan telah menyelesaikan akuisisi atas 16,6667% hak partisipasi Japex di Block A yang proses awalnya telah diumumkan sebelumnya pada 2 Mei 2016.

Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi mengatakan "Meningkatnya kepemilikan kami melalui akuisisi tambahan di Blok A ini, sudah sejalan dengan komitmen kami untuk penambahan nilai bagi pemegang saham dan pembangunan nasional dalam mendukung rencana Pemerintah untuk pembangunan infrastruktur di Aceh. Pengembangan tahap pertama dari sumber daya yang besar di blok ini sesuai dengan perencanaan sebelumnya dan pengaliran gas pertama diharapkan tepat waktu pada Q1 2018."

Informasi

Hak partisipasi saat ini di blok tersebut adalah MedcoEnergi 58,3334% (operator) dan KrisEnergy 41,6666%.

Click here to download